Senin, 18 Juli 2011

“Media Pembelajaran Bahasa Jawa”

BAB I
PENDAHULUAN


A.    Alasan Pemilihan Judul
Belajar adalah suatu proses yang komplek yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya.Interaksi yang terjadi pada selama proses belajar tersebut dipengaruhi oleh linngkunganya yang antara lain terdiri atas murid,guru,bahan ajar dan media.kadang kala dalam proses pembelajaran terjadi kebosanan pada murid,hal ini disebabkan oleh beberapa factor,seperti pemilihan media pembelajaran yang kurang menarik dan kurang tepat.Oleh karena itu dalam makalah ini akan dijelaskan mengenai pemilihan media pembelaajaran dalam pelajaran bahasa jawa sesuai dengan KD yang ada.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian media Pembelajaran?
2.      Apa saja cirri,fungsi,manfaat media Pemelajaran?
3.      Macam-Macam Media Pembelajaran Bahasa Jawa?

C.    Tujuan Penulisan
1.      Dapat menjelaskan pengertian Media Pembelajaran.
2.      Dapat menentukan media pembelajaran bahasa jawa secara tepat.
3.      Dapat menjelaskan cirri.fungsi,manfaat media pembelajaran.


BAB II
PEMBAHASAN

MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA JAWA

A.    Pengertian Media Pembelajaran
Media Pembelajaran adalah Alat-alat grafis,photografis,atau elektronis untuk
 menangkap,memproses dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.

B.     Ciri-Ciri Media Pembelajaran
Gerlach&Ely (1971) mengemukakan 3 ciri media yang digunakan dan apa-apa saja yang dapat dilakukan oleh media yang mungkin tidak mampu (atau kurang efisien) melakukanya.

a.      Ciri Fiksiatif
Ciri ini mengambarkan kemampuan media perekam ,menyimpan melestarikan dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek.suatu peristiwa atau objek dapat diurut atau disusun kembali dengan media seperti fotografi,video tape,audio tape,disket dan film
.
b.      Ciri Manipulatif
Kemampuan media dari cirri manipulative memerlukan perhatian sunguh-sunguh oleh karena apabila terjadi kesalahan dalam pengaturan kembali urutan kejadian atau pemotongan bagian-bagian yang salah.Maka akan terjadi pula kesalahan,penafsiran yang tentu saja akan membingungkan dan bahkan menyesatkan sehingga dapat mengubah sikap mereka kea rah yang tidak dddiinginkan.

c.       Ciri Distributif
Ciri distributive dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian ditrasportasikan melalui ruang dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relative yang sama mengenai kejadiaan tersebut.Sekali informasi direkam dalam format media apa saja ia dapat diproduksi seberapakalipun dan siap digunakan secara bersamaan di berbagai tempat atau digunakan secara berulang ulang di suatu tempat.konsistensi informasi yang telah direkam akan terjamin sama atau hampir sama dengan aslinya. 


C.    Fungsi Media Pembelajaran

baLevis & Lents (1982) mengemukakan empat fungsi media pengajaran
Fungsi Atensi media visual merupakan inti yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.
Fungsi Afektif  Media visual dapat terlahat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar teks yang bergambar.Gambar atau lambang visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa,misalnya informasi yang menyangkut masalah social atau ras.
Fungsi Kognitif  media visual terlihat dalam penemuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambing visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam ganbar.
Fungsi Kompensatoris Media pengjaran terlahat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatkannya kembali.

D.    Manfaat Media Pengajaran

Dari beberapa pendapat para ahli dapat disimpulkan beberapa manfaat praktis dari penggunaan media pengajaran di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut
1.      Media pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar
2.      Media pengajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar,interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya,dan memungkinkan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
3.      Media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indera,ruang dan waktu.
4.      Media pengajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka,serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru,masyarakat dan lingkungan misalnya melalui karyawisata,kunjungan—kunjungan ke museum atau kebun binatang.



E.     Jenis-Jenis Media Pembelajaran yang dapat digunakan dalam Bahasa Jawa

Teknologi yang paling tua yang dimanfaatkan dalam proses belajar adalah percetakan yang bekerja atas dasar prinsip mekanis.Kemudian lahir teknologi audio visual yang menggabungkan penemuan mekanis dan elektronis untuk tujuan pengajaran.Teknologi yang muncul terakhir adalah teknologi mikro-prosesor yang melahirkan pemakaian computer dan kegiatan interaktif(Seels &Richey,1994).Berdasarkan perkembangan teknologi tersebut media pengajaran dapat dikelompokan menjadi empat kelompok yaitu (1)Media hasil teknologi cetak,(2) Media hasil teknologi yang berdasarkan computer,(3) Media hasil teknologi audio-visual (4)Media hasil gabungan teknologi cetak dan computer.

1.      Teknologi Cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi,seperti buku dan materi visual statis terutama melalui proses percetakan mekanis atau fotografis .Kelompok media hasil teknologi cetak meliputi teks,grafik,foto atau representasi fotografik dan reproduksi.Teknologi cetak memiliki cirri-ciri berikut:
a.       Teks dibaca secara linier sedangkan visual diamati berdasarkan ruang
b.      Baik teks maupun visual menampilkan komunikasi satu arah dan reseptif
c.       Teks dan visual ditampilkan statis
KD bahasa jawa yang dapat menggunakan media cetak seperti membaca aksara jawa,
v     Membaca cepat berbagai teks ninsastra dengan kecepatan membaca 120-180 kata/menit
v     Membaca teks ekstensif non sastra dari berbagai sumber
v     Membaca dan memahami bacaan sederhana berhuruf jawa
v     Menulis wacana tentang budaya jawa ( paragraph narasi, deskripsi ,persuasi, eksposisi )
v     Meringkas teks
v     Mengapresiasi cerkak
v     Mengapresiasi geguritan
v     Menulis Geguritan
v     Membaca paragraph deduktif dan induktif
v     Membaca teks rumpang
v     Membaca berita
v     Menulis surat pribadi
v     Menulis pidato
v     Mengapresiasikan tembang macapat
v     Mengapresiasikan campur sari
v     Menulis tembang macapat
v     Menulis parikan dan wangsalan
v     Menulis teks sambutan
v     Menulis scenario sandiwara
v     Mengapresiasikan sandiwara

2.      Teknologi Audio-Visual adalah cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual,Pengajaran melalui audio-visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras selama proses belajar,seperti mesin proyektor film,tape recorder,dan proyektor visual yang lebar.Teknologi ini juga mempunyai ciri-ciri berikut:
a.      Bersifat linier
b.      Cara penyajiannya visual yang dinamis
c.       Digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang
KD Bahasa Jawa yang dapat mengunakan media Audio Visual adalah:
v     Mengapresiasikan sandiwara
v     Mendengarkan dan menanggapi drama
v     Mendengarkan cerita wayang
v     Berpidato dalam forum rapat
v     Seminar dengan tema tertentu
v     Mendengarkan berita
v     Membaca berita
v     Membaca pidato



3.      Teknologi Visual adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi dengan mengunakan sumber-sumber yang berbasis  mikro-prosesor.Teknologi ini memiliki cirri-ciri berikut:
a.       Dapat digunakan secara acak,non-sekuensial,atau secara linier
b.      Dapat digunakan berdasarkan keinginan siswa atau berdasarkan keinginan perancang
c.       Pembelajaran dapat berorientasi siswa dan melibatkan interaktivitas siswa yang tinggi
KD Bahasa Jawa yang dapat menggunakan
v     Mendengarkan pengumuman
v     Mendengarkan berita
v     Mendengarkan cerita pengalaman yang disampaikan secara rekaman
v     Mendengarkan cerita rakyat
v     Mendengarkan pembacaan cerkak
v     Mendengarkan sambutan/khotbah
v     Mendengarkan wawancara
v     Mendengarkan musyawarah
v     Mendengarkan tembang ,macopat.


4.      Teknologi Gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh computer.Ciri-ciri media ini adalah:
a.       Dapat digunakan secara acak,sekuensial,secara linear
b.      Dapat digunakan sesuai dengan keinginan siswa
c.       Bahan-bahan pelajaran melibatkan banyak interaktivitas siswa
d.      Bahan-bahan pelajaran memadukan kata dan visual dari berbagai sunber.

BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan
Dalam Makalah tersebut dapat diambil kesimpulan media pembelajaran adalah Alat-alat grafis,photografis,atau elektronis untuk menangkap,memproses dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.Media yang dapat digunakan dalam pelajaran bahasa jawa adalah media cetak,audio visual,bebasis computer dan campuran.


B.      Saran
Media pembelajaran adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan pembelajaran pada khususnya diharapkan guru dalam proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang sesuai.

Daftar Pustaka

            Arsyad,Azhar.2002.Media Pembelajaran.Jakarta:Raja Grafindo Persada.
            Sudjana,Nana dan Ahmad Rivai.2007.Media Pengajaran.Bandung:Sinar Baru Algasindo.
            Sutadi.2007.Telaah Kurikulum Bahasa Jawa.Semarang:ikip press.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar